August 17   Untukmu Mama.

Posted by

0 comments

Ma,apa yang bisa kuberikan padamu…
Kala usiamu saat ini bertambah satu, 57 tahun…
Di setiap 17 Agustus, tak pernah bisa kuberikan sesuatu apapun yang dapat membalas semua cintamu padaku

Yang terbayang hanya sebuah pikir, apakah aku bisa seperti Mama suatu saat nanti dalam keluarga yang Tuhan titipkan padaku nantinya.

Betapa Mama benar-benar seorang wanita yang begitu aku hormati.
Kasih sayang Mama, tiada tandingannya didunia ini.

Aku selalu mencari Mama, ketika Aku lelah menhadapi beban hidup yang keras.

Mama mungkin bukan siapa-siapa dengan sumbangis yang patut dibanggakan di mata dunia.
Tapi Mama, menciptakan cinta…cinta yang menjadi hembusan nafasku hingga kini.
Setiap aku dengar lirih doa Mama…aku merasakan ribuan limpahan berkat Tuhan pada diriku melaluimu.

Kehidupan ini juga membuat Mama menjadi wanita yang tegar. Tak pernah mengeluh serta selalu tersenyum. Ketabahanmu mengajarkanku untuk jadi wanita yang tegar pula.

Aku akan selalu menjaga Mama dan membahagiakan Mama sepanjang hidupku. Janji yang aku berikan pada setiap kali ulang tahun Mama.

Semoga Tuhan selalu melimpahkan Rahmat dan segala kebeningan di hati Mama.
Semoga Tuhan membuat Mama mengalirkan terus rasa cinta, kepadaku, kepada keluarga dan kepada orang lain yang mama kasihi.
Semoga Tuhan menuntun Mama dengan kesehatan.
Dan terutama, semoga, ada kebahagiaan yang berarti yang akan Mama dapatkan dari seorang anak seperti diriku…

Selamat Ulang Tahun, Mama…
I’m proud to be ur daughter, love u..





   Haruskah?

Posted by

4 comments

Aku sudah bisa menerimamu sebagai sahabat ku…walaupun ku ingin lebih dari sekedar sahabat.

Tapi kenapa kau harus hadir lagi dalam sosok yang begitu aku inginkan?.

Memberikan aku harapan untuk menyayangimu lagi lebih dari seorang sahabat.

Tidakkah kau tahu,betapa beratnya untuk berusaha menganggapmu sebagai sahabatku dengan melawan semua perasaanku padamu?

Dan mulai menerima kenyataan kalo aku hanya bertepuk sebelah tangan karena mengharapan cintamu yang tidak pernah ada untukku.

Aku sudah bisa menerima semuanya…..!!!

tapi kenapa kau hadir lagi dengan semua hal yang pernah membuatku jatuh cinta dan menyayangimu? Kenapa harus terjadi kejadian malam itu? Kenapa aku tak bisa melupakan semuanya tentang malam itu?

Dengan membiarkan kau bebas berkeliaran dalam hati dan otakku.

Haruskah aku kembali merasakan sakit yang dulu pernah aku rasakan?





Switch to our mobile site