Posted by

24 comments

Berita – berita dimedia massa siang ini memiliki satu berita menarik :

Disinyalemen bahwa adanya rencana penjualan Pulau Panjang dan Pulau Meriam Besar yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Barat oleh salah satu perusahaan property di negara ini melalui situs mereka di www.karangasemproperty.com. Di situs tersebut terpampang ato lebih tepatnya tertulis FOR SALE untuk kedua pulau tersebut .

Setelah genjar diberitakan pihak perusahaan langsung memohon maaf melalui situs yang sama, akan kesalahan perusahaan dalam penggunaan kata FOR SALE. Inilah permohonan maaf mereka yang sekarang kira-kira masih terpampang di page situs www.karangasemproperty.com. Kalo nga yach baca aja dibawah ini (sengaja dicopas) :

Revisi,

Permohonan Maaf, atas kesalahan penggunaan kata-kata FOR SALE pada situs kami.

Tujuan kami menggunakaan kata-kata SALE disini memiliki arti lain dari
yang diyakini oleh banyak pihak terutama yang telah mengirimkan email
kepada kami. Adapun penggunaan kata-kata SALE disini yaitu kami gunakan
sebagai kata kunci pada MESIN PENCARI / SEARCH ENGINE di INTERNET sehingga mempermudah bagi INVESTOR menemukan dan paling tidak tertarik untuk menghubungi kami, datang, melihat dan pada akhirnya menanamkan modal untuk membangun tempat tersebut sehingga dapat menjadi daerah yang lebih maju.

Mengapa kami tidak menggunakan kata-kata INVESTOR WANTED, etc. Karena kami meyakini dengan kata-kata tersebut sangat jarang orang serius
menggunakannya untuk mencari dan tidak banyak orang tertarik untuk
berinvestasi ditempat yang belum mereka ketahui keadaannya tanpa datang
dan melihat terlebih dahulu tempat yang akan diinvestasikan. Disamping
itu juga kami tidak berkeinginan yang menghubungi kami adalah INVESTOR
FIKTIF
dimana akan membuat permasalah pada penipuan Berinvestasi seperti yang sering terjadi.

Kami sangat yakin, cara yang kami gunakan tersebut memang telah menarik
minat banyak orang, dan dari beberapa orang yang menghubungi kami
kebanyakan dari mereka pada akhirnya tidak tertarik untuk berinvestasi
dengan berbagai alasan dan beberapa diantaranya yang kebanyakan kami
terima yaitu
1. KARENA PULAU TERSEBUT TIDAK DIJUAL DAN HANYA UNTUK KERJASAMA DALAM
BERINVESTASI

2. TIDAK DIINVESTASIKAN SEBAGAI KASINO/RUMAH JUDI
Sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku di Indonesia maupun didaerah
tersebut.

Kami sebagai orang yang bekerja dibidang property mengerti bahwa tanah
negara tidak mungkin untuk diperjual belikan kepada pihak asing, dan
kamipun meyakini bahwa banyak investor asing yang mengerti tidaklah
mungkin bagi mereka untuk membeli tanah di Indonesia.

kami sebagai seorang warga negara Indonesia berkewajiban untuk ikut
menjaga dan melestarikan aset negara. Kami sebagai tenaga marketing
dibidang property hanya berkeinginan untuk membantu memajukan negara
dengan mencari Investor.

Demikian isi dari permohon maaf kami kepada seluruh pihak dimana dari
pengiklanan tersebut menimbulkan permasalahan.

Hormat kami,

Karangasemproperty.com

Ya…ya…1000 satu alasan pun bisa dibuat kalo sudah dalam keadaan terjepit akibat “kecium” oleh kalayak luas. So… Benar ato tidaknya apa yang dikatakan oleh
pihak yang ngakunya berkerja di bidang poperty, tenaga marketing serta seorang warga negara indonesia yang hanya ingin membantu memajukan negara ini dengan mencarikan investor guna menanamkan modal untuk membangun tempat tersebut sehingga dapat menjadi daerah yang lebih maju. Kita semuanya berharap tidaklah menjadi kenyataan dan Negara ini masih akan tetap bertahan dengan semua kekayaan alamnya termasuk pulau – pulau dan kebudayaannya sampe kapanpun.

Karena menjual Pulau – pulau tersebut kepada pihak asing..sebenarnya sama aja dengan mengebiri bangsa ini dengan tangan kita sendiri. Sama aja menjual “harga diri” bangsa ini dengan segepok uang dan senilai investasi.

Apakah cuma sebatas itu aja penghargaan anak – anak negeri ini kepada kemerdekaan dan kedaulatan bangsa yang harus direbut dengan harga yang sangat mahal ???. Keringat, darah dan bahkan nyawa sekalipun yang rela diberikan oleh para pejuang kita saat mati -matian menginginkan kemerdekaan bagi bangsa ini.

Ya nga heran kl lama kelamaan bangsa ini berserta dengan pulau- pulaunya, kebudayaannya, dan manusia – manusia didalamnya jadi milik bangsa asing. Secara mempertahankan identitas negara aja nga becus. Gimana mo dihargai sama bangsa lain kl ngehargai bangsa sendiri aja nga bisa. Awalnya kebudayaan bangsa ini yang selalu kecolongan hingga diklaim sama Negara tetangga yang ngakunya sodara serumpun. kemudian nasib para pekerja indonesia di negara asing sono yang di tangkap bahkan dipulangkan karena menjadi tenaga kerja asing ilegal akibat ketipu ama bangsa sendiri yang hanya memikirkan untuk mengeruk untung semata.

Harapan akan kemakmuran bangsa ini, memang tiada putusnya. Dan negeri ini harus berbesar hati “melihat” keterpurukan moral anak bangsa ini perlahan tapi pasti ditukar dengan sejumlah uang dan invetasi kepada negara – negara luar.



24 Comments

  • By mappe on 11 December 2007 at 9:58 pm

    Edede, mantaf skali nasionalismenya nona ungu. Tetap semangat memebela kepentingan bangsa dan titip salam ma si dia yach…

  • By deKing yang pura-pura hiatus lagi on 11 December 2007 at 10:02 pm

    Saya sedih, marah, kecewa …
    Tapi kepada siapa?
    Kepada negara kita, pemerintahan kita atau bahkan mungkin bangsa kita … trmasuk diri saya sendiri.

    *nunggu Antobilang … “Nto, ini yang kemarin kita bicarakan bareng2 dan hanya berukung pada kemarahan”

  • By extremusmilitis on 12 December 2007 at 12:06 am

    Weksss, apa-kah tidak ada lagi yang bisa di-jual ampe harus nge-jual tanah bangsa ini :?
    Ya, kita memang menerima klarifikasi dari mereka, tapi harus begitu-kah cara-nya untuk men-dapat-kan investor datang dan menanam-kan modal?
    Bukan-kah masih banyak cara lain yang lebih ber-adab?
    Semakin hari dunia ini semakin tua :(

    Thanks Na buat meng-ingat-kan kita ;)

  • By Nuntung on 12 December 2007 at 9:02 am

    Wah…..blog ini hebat, mengangkat tema tak lazim. Menurut saya, bukan soal rasa nasionalisme yg dibangkitkannya tapi cakupan issu pulau-pulaunya yg hendak diperjualbelikan dan perlu penanganan pemerintah. Yah, ada banyak pulau2 terluar negara ini yang tidak aman, dan hanya dijadikan barang jual beli. Milik orang2 berduit. Pemerintah tidak maksimal menyudahinya. Eniwei, good pointers…

  • By funkshit on 12 December 2007 at 10:57 am

    Bangsa indonesia sedang berusaha menjadi enterpreneur dan berwiraswasta. .
    modalnya cuman tanah air aja

  • By Ina on 12 December 2007 at 2:42 pm

    @ Dg.Mappe
    nona ungu :D . salam disampaikan kl nanti ketemu dlm mimpi.

    @ deKing yang pura – pura hiatus lagi
    yang pasti jangan marah ma saya yach :D

    *nungguin anto juga ah

    @ Mus mus
    Disuruh jual diri, semuanya pada nga mau katanya :D mendingan juga harga diri bangsa aja :mrgreen:
    Kembali kasih, Mus mus.

    @ Dg. Nuntung
    Makasih DN atas commentnya yg mengharukan tsb. Sering2 ki datang :D

    @ funkshit
    dan modal nga tau malu tentunya :evil:

  • By niez on 13 December 2007 at 7:16 am

    iya, aku baca di koran. lalu mere2.
    truz baca di sini. lalu garuk2 idung.

  • By halfian on 13 December 2007 at 9:45 am

    halo juga, kebetulan ka juga lagi online. Agak jarang ka belakangan ini online balah jadi da bsia sering-sering berkunjung. Btw, Postingan yg ini menarik sekali, menggugah semangat untuk tetap peduli pada bangsa. Makasih ya kunjunganta, sukses selalu deh.

  • By daeng rusle on 13 December 2007 at 10:32 am

    kalo saya sih mending di jual saja, daripada ndak dimaintain dgn baik…he2
    ndak usah mi ada yg namanya nasionalisme kalo ndak mampu ki pelihara dan laksanakan kewajibanta…

  • By Hanna on 13 December 2007 at 10:42 am

    Cuma bisa bersedih, Na. Tidak bisa berkata lebih banyak. Moga kita bisa saling menyadari dan memperbaiki nasib bangsa kita ini.

  • By Harri on 13 December 2007 at 12:34 pm

    bangsa ini udah parah moralnya..
    pulau koq bs diperjual belikan

  • By Praditya on 13 December 2007 at 1:19 pm

    Satu kata: Gila…

    Mau nyari sensasi kali…
    Wkwkwk… :D

  • By gies on 13 December 2007 at 2:40 pm

    hehe ngeless ajaah ituh.:D

  • By alex on 13 December 2007 at 2:57 pm

    Berapa duit itu pulau?

    *lirik saldo*

  • By syarief on 13 December 2007 at 4:06 pm

    baruka juga berkunjung cess. sorry, ternyata banyak perkembangan yang tidak sempat kumonitor

  • By liezmaya on 13 December 2007 at 4:09 pm

    kok iso ya?
    ah 1001 macam alsan yang tidak perlu dipikirkan pembenarannya!

  • By pudakonline on 13 December 2007 at 7:48 pm

    yap.. kemarin tahu jelas dari berita TV,
    bawaannya marah kalo sudah begini,

    nggak mungkin kalo nggak ada aparat yang terlibat, apa apa dijual, rakus nggak putus-putus.. loh!

  • By chiw on 13 December 2007 at 9:21 pm

    trus, yang bener yang mana sih, sebenernya?
    baru baca 2 literatur…
    :?:

  • By mariska nara on 13 December 2007 at 10:26 pm

    Ironi yah…Indonesia sangat kaya, kekayaan alam berlimpah, so dengan gampang pula qta menjual apa yang qta miliki.

  • By icha on 13 December 2007 at 11:29 pm

    ckckckck…seandainya aku mampu menjadi investor ulung tuk negaraku…agar gak diembat sama yg tdk ada hubungannya dgn negeri tecinta..menyedihkan…

  • By n1ghtfly3r on 14 December 2007 at 4:03 am

    mungkin aja kata FOR SALE yg mereka pake itu salah satu implementasi dari SEO )biar bisa menempati urutan teratas dalam pencarian Google) Tapi, lah kok webnya cuman 1 halaman berisi pengumuman itu doang..di suspend yah tuh website..ah.. aya2 wae,, dasar orang indonesia yg aneh…

  • By Ina on 14 December 2007 at 8:15 am

    @ niez
    hubungannya marah ama garuk2 idung apa?

    *jepit idung niez pake jepitan jemuran

    @ halfian
    Makasih :)

    @ daeng rusle
    Jadi sa uruskan ma ki akte jual belinya ini
    *makelar pulau :D

    @ Hanna
    Nga usah sedih gt,mbak. :( *sedih jg

    @ Harri
    kl gitu bagus jualan moral aja yach drpd jual pulau? berminat nga.har? :mrgreen:

    @ Praditya
    SETUJU :)

    @ gies
    Ngeless emang dah jd trend masa kini kok,gies. :D

    @ aLex
    Maaf saldo anda kurang mencukupi, anda tdk bisa melakukan penarikan. silahkan isi tabungan anda dl.
    *teller bank

    @ syarief
    Iya nda papa ji :D

    @ liezmaya
    :D mungkin kita hdp di negeri 1001 malam kl, teh. Jd ada aja alasan yg bs dibuat.

    @ pudakonline
    itu namanya rakus :) . apa2 diembat.

    @ chiw
    :) tanyakanlah pada rumput yg bergoyang.

    @ mariska
    Kaya SDM dan SDA…tp miskin moral dan hati nurani.

    @ icha
    wah..aku dibagi satu yach,mbak pulaunya :D
    *colek2 mbak icha

    @ n1ghtfly3r
    emang itu sech alasannya yg dijadikan pembenaran mrk. Tapi apa harus sampe segitunya. Emang aneh :D
    *panas

  • By ratna on 14 December 2007 at 3:40 pm

    walahhh…klo emang beneran sih …kelakuan kyk si kucing garong…kurang ajar banget nich..ga sekolah!!

  • By Ina on 15 December 2007 at 7:59 am

    @ ratna
    *nenangin ratna
    tarik napas…lepas..tarik..tahan..!
    :D
    cool,rat..kita bantai sama2 yuk! :evil:

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

 


Switch to our mobile site